untuk senja yang belum bangun menyapaku

“Tanyaku Tanyamu?”

saat rasa begitu terus mengadu

hanya lagu menahan rasa rindu

gestur tubuh hanya menahan hasrat tanya?

kapan aku dan dia menyatu?

keramahan yang ku dapat

perhatian yang ku terima

tak ada arti kalau hanya sebatas tanya?

ku ingin satu yang perlu kau tahu

saat cinta ini pergi akankah

kau tetap  dengan tanyamu? tanpa menyatu.

penting bagiku

dan perasaan ini membunuhku.

untuk senja yang belum bangun menyapaku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s